|
Ditulis oleh ovan
|
|
Minggu, 20 Desember 2009 13:58 |
|
Tak terasa sudah 9 hari aku nggak update blog ini. Postingan terakhirku tentang "Apakah Bisnis Online Begitu Sulit?" banyak mendapat respon dari beberapa teman, meski tidak semuanya melalui komen (lha wong yang nanya temen-teman kantor sendiri, ngapain pakai isi form komen :) ). Menjawab pertanyaan mereka, aku coba menjelaskan tentang beberapa kegiatan yang dapat dikategorikan dalam bisnis online, tapi karena mereka sendiri benar-benar awam tentang bisnis online dan tidak ada soul ke sana, jadinya ya cuman manggut-manggut doang.
Sebenarnya, aku bukan mau cerita soal postingan terakhirku, tapi mau cerita soal Fokus yang kuposting pada tanggal 8 Desember 2009 berjudul "Fokus – Kunci Kesuksesan Bisnis Online".
Kalau mau jujur, baik bisnis online maupun bisnis offline, semua membutuhkan perhatian ekstra yang bernama FOKUS. Sebab, tanpa fokus, langkah kita akan melantur kemana-mana dan pada akhirnya target kita tidak akan tercapai.
Aku jadi ingat waktu SD dulu pernah baca cerita berjudul Pak Lebay. Ceritanya adalah seseorang yang tidak punya pendirian tetap dan serakah. |
|
Selanjutnya...
|
|
Apakah Bisnis Online Begitu Sulit? |
|
Ditulis oleh ovan
|
|
Jumat, 11 Desember 2009 10:48 |
Bisnis online, saat ini menjadi salah satu bisnis yang sedang marak di Indonesia. Iming-iming penghasilan tinggi dan kaya mendadak membuat orang-orang melirik bisnis ini. Baca dan langsung nyebur!! Akibatnya? Mereka Kelelep (Tenggelam) semua.
Jadi, apakah bisnis online begitu sulit. Ataukah bisnis online hanya ditakdirkan untuk segelintir orang saja?
Sebenarnya, menjalankan bisnis online itu sama dengan menjalankan bisnis di dunia offline. Kita perlu mempelajari persiapan-persiapan sebelum terjun ke bisnis ini, seperti menentukan produk, menentukan pasar dan cara mempromosikannya.
Kita tidak bisa langsung Nyebur ke dunia bisnis online begitu saja dan berharap lembaran dollar melayang-layang mendekati kita. Pikiran dan bayangan seperti ini dari beberapa teman membuatku tersenyum geli. Bayangkan saja, Aku yang belajar dan terus belajar sekian tahun secara otodidak saja baru bisa menghasilkan "sedikit" kalau tidak mau dibilang impas untuk modal di bisnis online, sementara mereka yang baru membaca sekilas tentang apa itu bisnis online langsung nyebur dan berharap meminum madu kesuksesan. Alih-alih MADU, mereka malah meminum air laut yang semakin diminum semakin membuat haus yang akhirnya membuat mereka kelelahan dan ujung-ujungnya tenggelam.
Lalu, bagaimana cara yang benar untuk belajar dan mendapatkan penghasilan di Internet?
|
|
Selanjutnya...
|
|
Fokus – Kunci Kesuksesan Bisnis Online |
|
Ditulis oleh ovan
|
|
Selasa, 08 Desember 2009 14:18 |
Dalam kehidupan ini, kalau Anda mau sukses harus menerapkan satu hal, yaitu FOKUS. Seringkali, para pemula mencari informasi sebanyak-banyaknya dan kemudian kebingungan sendiri dengan banyaknya informasi yang didapatnya. Mereka bingung hendak mulai dari mana. Ibarat kata, para pemula itu masuk ke dalam gua yang mempunyai 10 pintu masuk dengan 1 pintu keluar.
Aku tidak ingin terlalu membicarakan orang lain mengenai hal ini, namun aku ingin menceritakan pengalamanku sendiri tentang FOKUS ada suatu pekerjaan. Beberapa tahun ini, aku mengenal bisnis online, baik itu Internet Marketing, PTC, PTR, Toko Online dan sebagainya yang berkaitan dengan aktivitas bisnis di dunia maya tersebut. Ada beberapa teman yang berangkat bersamaan namun mendapat pencapaian yang berbeda. |
|
Selanjutnya...
|
|
3 Alasan untuk Memilih Bisnis Online |
|
Ditulis oleh ovan
|
|
Senin, 07 Desember 2009 11:27 |
|
Para Internet Marketer di luar negeri telah lama merasakan "Ketiban Durian Runtuh" dari pilihan hidup mereka untuk menggeluti Bisnis Online.
Di Indonesia sendiri juga sudah ada beberapa orang yang sukses dan hidup berkecukupan dengan segala "kebebasannya" dari pilihan hidup mereka untuk menggeluti bisnis online, bahkan para motivator sekelas Tung Desem Waringin pun memanfaatkan internet untuk kegiatan bisnisnya.
Hasil Materi yang mencapai puluhan kali lipat dari yang dihasilkan oleh para pekerja offline, membuat bisnis online banyak dilirik oleh orang-orang yang mengharapkan "Durian Runtuh".
Di sini, saya tidak akan panjang lebar membahas tentang Bisnis Online, karena hal itu bisa kita bahas di artikel yang lain. Kali ini, saya hanya ingin menyampaikan 3 alasan kenapa Bisnis Online menjadi pilihan yang patut diperhitungkan.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh ovan
|
|
Jumat, 04 Desember 2009 17:17 |
Pernah baca buku yang berjudul "Macam-Macam Usaha Tanpa Modal"? Klo sudah pernah baca, pasti kalian tahu bahwa isinya tidak sesuai dengan judulnya. Di dalam buku itu memang dijelaskan berbagai macam bentuk usaha dan model bisnis, tapi sekecil apapun, semuanya tetap harus menggunakan modal, baik uang maupun tenaga. Jadi, sebenarnya tidak ada jenis pekerjaan tanpa modal.
Oke, mungkin kalian akan menyerukan bahwa broker (perantara) itu tidak perlu modal. Perantara tinggal menjualkan barang milik orang lain dan untuk itu dia akan mendapat komisi. Tapi, klo mau dicermati baik-baik. Pikirkan, untuk menemui calon pembeli dia perlu ongkos. Untuk berbicara dengan calon pembeli dia perlu pikiran dan daya upaya agar calon pembeli yakin dan bersedia membeli apa yang dia tawarkan. Betul-Tidak? :)
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh ovan
|
|
Sabtu, 28 November 2009 21:36 |
|
Menjadi seseorang yang tidak terikat jam kerja memang menyenangkan, dan hal itulah yang selama ini aku inginkan meski belum terpenuhi hingga saat ini. Namun, meski demikian, langkah-langkah ke arah sana mulai menunjukkan titik terang.
Kalau tidak ada aral melintang, dalam waktu dekat ini keinginanku itu akan segera terwujud. Jalan menuju kebebasan waktu dan kebebasan finansial akan segera kutapaki.
Banyak yang memberi semangat dengan kata-kata "ngompori", namun ada juga yang memberi warning dengan kata-kata yang "nakutin". Semua itu aku terima dengan ikhlas, toh semua belum terjadi, anggap saja sebagai bekal dalam menapaki "jalan idaman".
So, bagaimana dengan Anda? |
|
$100 dari Paypal WishList |
|
Ditulis oleh ovan
|
|
Jumat, 20 November 2009 08:50 |
|
 Membaca artikel para master internet marketing atau penggiat bisnis online, kerasa banget bahwa mereka sangat menekankan WishList atau Daftar Keinginan dalam kegiatan mereka.
Apa gunanya WishList? Kegunaan Wishlist sangat besar sekali. Terutama dalam memacu kita untuk terus berusaha keras dalam mewujudkan keinginan kita dalam kegiatan online tersebut.
Bayangkan, kita hidup tanpa sebuah tujuan atau target, pasti kita akan berjalan apa adanya dan tidak ngotot untuk berusaha. Berbeda dengan orang yang hidup dengan target yang jelas. Orang itu pasti akan berusaha sekuat tenaga dan mencurahkan seluruh pemikirannya agar dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Istilah kerennya adalah "Memunculkan The Power of Kepepet".
Nah, baru-baru ini, Paypal (sebuah penyedia layanan pembayaran online) di internet mengadakan program baru bernama "Paypal WishList". Program ini sangat sederhana, kita hanya perlu menggunakan aplikasi Paypal WishList kita di Facebook, kemudian kita beritahu teman-teman kita dan kita akan mendapatkan $1 dari setiap orang yang menggunakan aplikasi ini melalui kita.
Tertarik? Klik saja kata WishList di bawah ini. |
|
Selanjutnya...
|
|
Perdebatan Emak Ingin Naik Haji |
|
|
|
|
Ditulis oleh ovan
|
|
Rabu, 18 November 2009 16:38 |
Sebuah perdebatan yang diawali posting email Asma Nadia di milis FLP menjadi sebuah wacana menarik bagiku. Kenapa? Karena telah tercipta sebuah dinamika dalam milis yang mungkin selama ini bisa dibilang monoton.
Kenapa monoto? Karena setiap "sesepuh" FLP yang posting pasti semua akan mengangguk, setuju, menyanjung dan sepakat, ibarat kata orang Jawa itu "Mbebek".
Nah, ketika seorang yang bernama Ilham tiba-tiba mengomentari permohonan Asma untuk memperpanjang masa tayang Emak Ingin Naik Haji di bioskop XXI, tiba-tiba aku merasa "kehidupan" mulai tampak di milis FLP.
Ilham mengatakan bahwa permohonan Asma Nadia agar saudara muslim datang menonton Emak Ingin Naik Haji di bioskop sebagai bentuk merendahkan diri Asma Nadia sendiri. Karena, jika film masuk ke bioskop berarti film tersebut telah terjun ke dunia bisnis yang berarti lagi mekanisme pasar lah yang berlaku.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Seruan untuk Memperpanjan Masa Tayang "Emak Ingin Naik Haji" |
|
Ditulis oleh ovan
|
|
Selasa, 17 November 2009 09:46 |
|
Mohon maaf, saya nggak bisa lagi untuk menulis yang lebih baik dari ini. Oleh karena itu, saya hanya meng-copy paste saja tulisan Mbak Asma Nadia. Hal ini agr semakin banyak orang yang membacanya dan turut menyukseskan apa yang menjadi keinginan kita bersama, UMAT ISLAM!! Assalamu'alaikum,
Mbak Dewi, Itu juga yang menjadi pertanyaan dari pihak produksi film Emak Ingin Naik Haji. Untuk jatah tayang, produser mendapatkannya dari pihak bioskop 21. Dan jatah tayang itu saja perlu perjuangan luar biasa, sebab tidak mudah mendapatkannya. Ada film yang baru bisa dapat jadwal tayang bulan Februari 2010, padahal filmnya ditargetkan untuk hari ibu, misalnya. |
|
Selanjutnya...
|
|
Persyaratan dari Sponzai Harus Nyantumin The throat sighs! |
|
Ditulis oleh ovan
|
|
Jumat, 13 November 2009 14:58 |
|
Seperti halnya beberapa waktu lalu saat Payperpost mengundangku untuk masuk dalam program baru mereka yang saat itu diberi nama Social Spark, kini aku juga mendapat undangan yang sama untuk masuk dalam program yang baru saja mereka launching dengan nama Sponzai! Kalau kalian bingung, apa sih Sponzai itu? Sponzai adalah sebuah program semacam Paid Review, namun sekilas saat membaca FAQ-nya aku menyimpulkan bahwa terkadang, kita tidak harus me-review apapun dari blog advertiser. Kita bisa saja hanya diminta untuk meng-copy paste artikel yang telah mereka siapkan dan seperti biasa, kita dibayar setelah artikel tersebut tayang selama 30 hari di blog kita. Aku mendapatkan email undangan ini juga secara tidak sengaja. Tadi, saat menghapus email-email yang sudah kadaluarsa, aku menemukan email undangan dari Sponzai ini di tanggal 22 Oktober 2009. Dan langsung saja aku menuju TKP karena blog milikku langsung masuk sebagai member mereka tanpa seleksi terlebih dahulu. Hanya saja, untuk verifikasi blog aku diharuskan mencantumkan kata: The throat sighs! |
|
Selanjutnya...
|
|
|